Proyek Jalan Cor Beton di Jalan Padat Karya Diduga Asal – Asalan

TANJUNG REDEB – Peristiwa.co.id – kabupaten Berau, Kalimantan Timur, program pemerintah sedang gencar – gencarnya membangun jalan kabupaten Berau dan kampung sayangnya dengan program tersebut tidak membuat kontraktor bekerja sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) nya.
Proyek jalan rehabilitasi jalan padat karya, kecamatan teluk Bayur, kabupaten Berau bersumber dari anggaran APBD 2024 diduga dikerjaan asal – asalan.
Namun ketika awak media peristiwa.co.id Pada hari Senin 28 Oktober 2024 pukul 11.37 Wibe siang hari monitor kelapangan tersebut di duga banyak kecurangan yang proyek belum di ketahui siapa pekerjaan nya, artinya papan proyeknya tidak di Pampang di lokasi kerja tersebut.
Dari data yang di dapat awak media saat di lapangan tanpa terlihat dowel juga tampak tidak ada artinya mengelar cor tanpa ada besi di sepanjang kegiatan.
Tidak hanya pemasangan begisting di duga juga tidak sesuai ketebalan 16 – 17 cm, mungkin untuk mengurangi cor beton.
Dengan kondisi pekerjaan tersebut, diduga kuat dampak lemah pengawasan dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR), jadi oknum kontraktor dan pelaksana mengerjakan seenaknya sendiri untuk meraih keuntungan yang sangat besar.

Berharap kepada kepala dinas PUPR dengan segera sidak peningkatan jalan padat karya, kecamatan teluk Bayur yang belum tau siapa pekerjanya untuk di periksa kebenarannya, ini uang negara yang berasal dari masyarakat umum yang sudah membayar pajak.
Salah seorang warga yang enggan di sebut namanya mengungkapkan kekecewaannya lantaran dalam pengecoran “itukan tidak ada seluknya, tidak ada besinya, aturan sepengetahuan saya kalau itu proyek dari Pemda kan ada besinya,” ujarnya.
“Kami berharap rehabilitasi cor jalan berlangsung lancar dan pengerjaan tidak mengecewakan masyarakat setempat,” garapnya.
Terkait dengan hal tersebut jangan sampai pihak Dinas PUPR kabupaten Berau diduga ada kongkalingkong dengan pihak kontraktor, terutama pengawas lapangan dan tim arahan Dinas PUPR kabupaten berau, harus memberikan teguran yang tegas terhadap kontraktor.
Proyek pengerjaan jalan cor beton tersebut di duga kurang sama dan berkualitas, bahkan azas manfaat bangunan tidak sesuai dengan spek, dan sangat di sayangkan sampai saat ini meninggalkan pembicaraan di karena proyek yang sudah berjalan ini, masih belum memasang papan informasi proyek.
Sementara itu sampai berita ini diterbitkan, sebagai mandor lapangan dari pekerjaan tersebut tidak ada di lapangan. Bahkan Dinas PUPR Kabupaten Berau pun sampai saat ini awak media kordinasi Melalui via WhatsApp belum juga ada tanggapan dan enggan membalas WhatsApp.
( Abdul Hasan )







