PT PAMA Berikan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati untuk Poktan Bengalon

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi para petani, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menggelar pelatihan pembuatan pestisida nabati untuk para petani yang ada di Kecamatan Bengalon. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh beberapa Kelompok Tani Desa Sepaso Barat, diantaranya Kelompok Tani Harapan Jaya, Bina Warga, Perdau Mandiri, dan Bhineka Tunggal Ika dari Kelompok Wanita Tani (KWT) didampingi PPL Desa, serta UPT PPPP Kecamatan Bengalon.
Kegiatan pelatihan ini PAMA berkolaborasi dengan Muhammad Zainal dari Z Farm Pertanian asal Kecamatan Kaliorang untuk menjadi pemateri yang dihelat di Kantor Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, pada Sabtu (10/09/2022).
“Program ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial Corporate Social Responsibility (CSR) PT PAMA area KPC. Kami berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya kewirausahaan atau kelompok-kelompok usaha masyarakat agar perekonomian di sekitar perusahaan dapat berkembang,” kata HCGS Dept. Head PAMA KPCB Issak.
Pelatihan ini di buka oleh Kepala Desa Sepaso Barat Abdul Azis, dalam sambutannya pemerintah desa mendukung kegiatan peningkatan SDM petani ini, karena dapat memberikan ilmu baru dan diharapkan peserta pelatihan dapat mempraktekkan di kebunnya masing-masing.
Selain itu, CSR Section Head PAMA Danang Prakoso menerangkan, kegiatan CSR yang dilaksanakan ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan, sehingga kelompok tersebut mampu berkembang menjadi kelompok usaha yang berdaya dan mandiri.
“Dengan tingginya harga pestisida kimia, menjadikan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani akan semakin besar. Tentunya hal ini akan berpengaruh pada pendapatan petani saat panen. Selain itu, pestisida nabati ini tidak mengandung residu yang dapat berdampak pada konsumen, lingkungan serta pengusaha tani itu sendiri.” terang Danang.
Oleh karena itu, kata dia, kegiatan pelatihan pembuatan pestisida nabati di laksanakan dengan tujuan untuk memberikan alternatif pada para petani untuk dapat menekan biaya operasional dan keberlanjutan dalam usaha taninya.
“Kami berharap dengan pelatihan pembuatan pestisida nabati ini, dapat menambah wawasan kelompok tani yang ada di Kecamatan Bengalon, dan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam membuat pestisida nabati sebagai alternatif pestisida dalam menjalankan usaha tani,” pungkasnya.
Danang mengimbau seluruh peserta diharapkan mengikuti kegiatan pelatihan secara maksimal dan sebaik mungkin agar bisa memperoleh manfaat serta dapat mengaplikasikannya. Dengan demikian, hasil dari pelatihan nantinya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah operasional perusahaan PT PAMA itu sendiri melalui sektor pertaniannya.
Untuk diketahui, pestisida nabati merupakan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang digunakan untuk memberantas organisme pengganggu tumbuhan berupa hama dan penyakit tumbuhan maupun tumbuhan pengganggu (gulma). Pestisida nabati merupakan hasil ekstraksi bagian tertentu dari tumbuhan baik dari daun, buah, biji atau akar. (JK)







