Berita Terkini

Kepala Kampung Merancang Ilir Meminta PT FAD Pekerjakan warga Lokal Lingkar Tambang

Peristiwa.co.id- GUNUNG TABUR – merancang Ilir – Menyikapi dinamika di Lapangan kerja PT Fajar Anugerah Dinamika (FAD) yang di bawa naungan PT Berau Coal (BC) di kampung merancang ilir, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kepala kampung merancang Ilir, Zulfikar meminta kepada perusahaan, PT FAD terbuka tentang keterlibatan tenaga kerja lokal lingkar tambang yang ikut mengadu nasib di perusahaan tersebut”

Zulfikar mengatakan banyak masyarakat kampung merancang Ilir yang membutuhkan informasi lowongan kerja.
Selain itu Zulfikar yakin banyak lowongan kerja yang bisa di isi warga lokal sesuai dengan kualifikasi yang di harapkan oleh perusahaan.

Dalam konteks ini, Zulfikar menilai seharusnya PT. FAD maupun anak perusahaannya memberikan prioritas khusus kepada warga setempat yang masuk kawasan lingkar tambang dan mendapatkan Kouta yang lebih banyak.

“Namun saat inj tidak ada keterbukaan dari pihak perusahaan beberapa banyak karyawan yang berasal dari putra daerah atau kawasan lingkar tambang terutama merancang Ilir, yang di terima setiap pembukaan lowongan, PT FAD sudah melanggar komitmen di awal sebelum masuk ke wilayah kami,” lanjutannya Zulfikar

Tahun 2018 lalu, Pemkab Berau dan DPRD Berau telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal (TKL). Perda ini mulai disosialisasikan di awal tahun 2019 ini.

Dalam Perda Kabupaten berau 8/2018, perusahaan diwajibkan untuk memberdayakan masyarakat daerah.

Sementara, dalam Perda Kabupaten berau 2/2018, setiap pemberi kerja mengutamakan tenaga kerja lokal pada lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sesuai dengan syarat kualifikasi jabatan yang dibutuhkan untuk setiap golongan jabatan.

Tujuan diterbitkannya peraturan tersebut oleh daerah tidak lain adalah agar tenaga kerja lokal dapat diprioritaskan untuk mensejahterakan warga daerah tersebut. Tujuan adanya aturan itu juga untuk menekan angka pengangguran yang ada di kabupaten berau khusus nya warga berau,

Dalam hal ini juga kepala kampung merasa geram dengan sikap perusahaan tersebut karna tidak komitmen dengan apa yang pernah di janjikan,

Kepala kampung serta beberapa warga sempat melakukan protes dengan menahan mobil perusahaan agar aspirasi mereka di tanggapi oleh perusahaan,

Yang jelas untuk saat ini saya berjuang dengan masyarakat kampung merancang ilir untuk menuntut komitmen awal dari perusahaan, Ungkap Zulfikar. (Hasan)

Related Articles

Back to top button